Konsultasi Permasalahan Keluarga dan Memberi Solusinya Secara Islami

Hukum Onani

Onani/masturbasi (istimna’) telah dibahas oleh para ulama’. Hal ini terdapat perincian sebagai berikut:

1. Onani yg dilakukan dengan tangan/anggota tubuh lain dari istri . INI HALAL.(Fatawa allajnah adda’imah(10/259). Karena ini termasuk dalam keumuman bersenang senang dengan istri yg dihalalkan oleh Alloh.Begitu juga utk wanita jika yg melakukan adalah suaminya.

2. Onani yg dilakukan dgn tangan sndiri atau smacmnya. Jenis ini hukumnya haram bagi pria maupun wanita, serta merupakan perbuatan hina yg bertentangan dengan kemuliaan dan keutamaan. Ini pendapat mayoritas ulama’. Perbuatan ini termasuk mencari kenikmatan syahwat yg sifatnya melanggar batasan syari’at yg dihalalkan yaitu diluar kenikmatan suami istri. hadits ibnu mas’ud:”wahai skalian pemuda, barang siapa diantara kalian yg telah mampu menikah maka menikahlah, karena pernikahan membuat pandangan dan kemaluan lebih terjaga. Barang siapa belum mampu menikah, hendaklah DIA BERPUASA, KARENA sesungguhnya puasa merupakan OBAT yg akan meredakan syahwatnya” (muttafaqun’alaih).

Syaikh utsaimin mengatakan:”seandainya onani merupakan adat perilaku yg diperbolehkan tentu rosululloh akan membimbing yg tdk mampu menikah utk melakukan onani, karena onani lebih ringan dan mudah utk dilakukan ketimbng puasa.” TETAPI TIDAK dmikian yg diperintahkan adalah PUASA, BUKAN menuruti hawa nafsunya dengan melampiaskanya dlm onani.

Dari sini maka lemahlah pendapat ibnu Hazm rohimahulloh dalam kitab AL Muhalla dan sbagian fuqoha hanabilah yg skedar memakruhkan onani, padahal ini bertentangan dengan kemuliaan akhlak dan keutamaan. (Sebagaimana oral sex juga dmikian yaitu bertentangan dengan kemuliaan akhlaq dan keutamaan).

Ibnu taimiyah berkata dlm majmu’ fatawa:”Adapun melakukan onani utk bernikmat nikmat denganya , menekuninya sbagai adat, atau utk mengingat ingat menggauli seorang wanita dengan cara berkhayal saat melakukan onani, maka yg spt ini seluruhnya HARAM. Imam ahmad juga mengharomkanya dmikian pula selain beliau”

Wallohua’lam.

Smoga Alloh membimbing para pemuda dan pemudi umat ini utk menjaga diri mereka dari hal hal yg haram dan hina serta merusak akhlaq dan kemuliaan mereka

Di Arsipkan : Paviliyunkeluarga.wordpress.com

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda; Dan Silahkan Masukkan Komentar / Pertanyaan Anda Disini : Perhatikan adab berikut! Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula. Allah meridhai kalian bila kalian: (1) Hanya beribadah kepada Allah semata, (2) Dan tidak mempersekutukan-Nya, (3) Serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah Dan Allah membenci kalian bila kalian: (1) Suka qiila wa qaala (berkata tanpa dasar), (2) Banyak bertanya (yang tidak berfaedah), (3) Menyia-nyiakan harta” (HR. Muslim no. 1715) Admin paviliyunkeluarga.wordpress.com berhak untuk tidak memunculkan komentar yang tidak sesuai dengan adab di atas. Perlu anda ketahui: Komentar yang anda kirimkan akan dimoderasi oleh admin terlebih dahulu. Komentar anda yang muncul setelah klik tombol "KIRIM" hanyalah sekedar preview yang hanya muncul di komputer yang anda pakai, namun sebenarnya belum muncul

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: