Konsultasi Permasalahan Keluarga dan Memberi Solusinya Secara Islami

Profile Suami Ideal

oleh Abu Iram Al-Atsary

pada 01 September 2011 jam 14:26

Suami ideal adalah suami yang sejak awal telah menunjukkan kejujuran dan sikap terus terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan sejak melamar.

“Jika ditengah melamar, salah seorang diantara kalian menyemir rambutnya; maka ia harus memberitahukan kepada wanita yang dilamarnya bahwa ia pakai semir rambut” [Hr. Ad-Dailami dari ‘Aisyah]

Suami ideal adalah suami yang menggauli istrinya dengan baik; lembut; memuliakan dan menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya. Allah berfirman :

Dan bergaulah dengan mereka secara patut [An-Nisaa’ : 19]

‎”Orang yang terbaik diantara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya . Sebab orang yang memuliakan wanita (istri) pastilah orang yang mulia. Sebaliknya orang yang menghina wanita (istri) pastilah orang yang tercela” [Hr. Ibnu Asakir dari Ali]

Suami ideal adalah suami yang mampu menghibur istri dan bersikap lembut padanya. Mampu berkata dengan bahasa yang menarik dan santun; karena ini berpengaruh positif pada kondisi kejiwaan.

Suami juga harus mau mendengar dan mengerti perkataan istrinya kalau memang pendapatnya itu logis dan tak melanggar agama.

Suami ideal tidak boleh terlalu cemburuan, tidak mengumbar prasangka tidak suka memata-matai dan berlebihan dalam berprasangka.

Cemburu adalah hal yang dibolehkan asalkan sesuai tempat dan keadaannya serta sesuai kaidah agamanya; karena rasa cemburu itupun dibutuhkan dalam sebuah rumah tangga. Cemburu yang berlebihan malah akan memperkeruh rumah tangga.

Tanamkan kepercayaan kepada istri dan sekaligus berusaha tidak meruntuhkan kehormatan harga diri istri dan keluarganya .

“Ada kecemburuan yang dibenci Allah yaitu kecemburuan seorang suami pada istrinya tanpa didasari dengan adanya hal-hal yang menimbulkan kecurigaan ” [Hr. Abu Dawud; An-Nasa’i & Ibnu Majah]

Hak-hak istri yang harus dipenuhi suami

“Hendaklah engkau memberi makan kepadanya jika kamu makan; memberinya pakaian jika kamu berpakaian; jangan memukul wajah; jangan menjelek-jelekan dan jangan meninggalkan tempat tidurnya kecuali didalam rumah” [Hr. Abu Dawud]

‎”Ingatlah hak-hak wanita yang kamu harus penuhi; yaitu kamu melayani pakaian dan makanannya dengan baik.” [Hr. Tirmidzi & Ibnu Majah]

“Jika seorang suami memberi nafkah kepada istrinya secara ikhlas; maka hal itu menjadi shodaqoh baginya” [Hr. Bukhori]

Suami ideal akan memberi belanja dengan cukup; tidak boros; juga tidak bakhil.

“1 dinar yang kamu infaqkan dijalan Allah; 1 dinar yang kamu pergunakan untuk memerdekakan budak; 1 dinar yang kamu shodaqohkan kepada fakir miskin; dan 1 dinar yang kamu nafkahkan pada istrimu maka yang paling besar pahalanya adalah yang kamu nafkahkan pada istrimu ” [Hr. Muslim]

Suami ideal haruslah tampil rapi dihadapan istrinya; menjaga penampilannya yang menarik; menjaga kebersihan; sehingga yang tercium bukan bau badan.

“Cucilah wahai para lelaki pakaianmu; pakailah minyak rambut; bersiwaklah; berhiaslah dan bersucilah ; karena Bani Israil tidaklah melakukan hal itu padahal istri-istri mereka berhias. ” [Hr. Thabrani]

perbuatan yang termasuk kategori fithroh:

1. Memotong kumis

2. Memelihara (merapikan) jenggot

3. Bersiwak

4. Memasukkan air ke hidung

5. Memotong kuku

6. Membasuh kuku jari

7. Mencabut bulu ketiak

8. Mencukur rambut kemaluan

9. dan Istinja

[Hr. Ahmad; Ibnu Majah; Muslim; Abu Dawud; An-Nasaa’i dan Tirmidzi]

Suami ideal bisa menjaga rahasia rumah tangganya; menutup mulut apapun yang terjadi dan menimpa rumah tangganya; hal ini akan mencegah orang-orang menggunjingkan keluarga mereka

Suami ideal akan selalu menjaga kejantanan; baik fisik maupun psikologisnya. Mampu menampilkan dan memancarkan kewibawaan; sebagaimana yang diperingatkan Nabi kita shollallalhu ‘alaihi wasallam :

Allah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita

[Hr. Abu Dawud; dan Al-Hakim]

Allah melaknat laki-laki yang berpenampilan seperti wanita

[Hr. Ahmad; Tirmidzi; Abu Dawud; dan Ibnu Majah]

Allah melaknati laki-laki yang bergaya banci

[Hr. Bukhori dan Tirmidzi]

kesimpulan pembahasan merupakan penjabaran dari ayat : “Pergaulilah istri-istrimu dengan cara yang patut” [An-Nisaa’ : 19]

Ditulis oleh Abah Abu Iram Al-Atsary

Diringkas dari buku : Penyelesaian Problem Rumah Tangga Secara Islami

Penulis : Muhammad Utsman Al-Khusyt

Penerbit : Pustaka Mantiq

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda; Dan Silahkan Masukkan Komentar / Pertanyaan Anda Disini : Perhatikan adab berikut! Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula. Allah meridhai kalian bila kalian: (1) Hanya beribadah kepada Allah semata, (2) Dan tidak mempersekutukan-Nya, (3) Serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah Dan Allah membenci kalian bila kalian: (1) Suka qiila wa qaala (berkata tanpa dasar), (2) Banyak bertanya (yang tidak berfaedah), (3) Menyia-nyiakan harta” (HR. Muslim no. 1715) Admin paviliyunkeluarga.wordpress.com berhak untuk tidak memunculkan komentar yang tidak sesuai dengan adab di atas. Perlu anda ketahui: Komentar yang anda kirimkan akan dimoderasi oleh admin terlebih dahulu. Komentar anda yang muncul setelah klik tombol "KIRIM" hanyalah sekedar preview yang hanya muncul di komputer yang anda pakai, namun sebenarnya belum muncul

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: