Konsultasi Permasalahan Keluarga dan Memberi Solusinya Secara Islami

PROFILE ISTRI IDEAL

oleh Abu Iram Al-Atsary

pada 01 September 2011 jam 14:14

Istri ideal adalah istri yang selalu berusaha agar suaminya selalu tampil dalam keadaan gagah dan rapi. Selalu berusaha keras menjaga kebersihan, baik kebersihan diri sendiri, suami, anak-anak maupun rumah.

kebersihan lebih kekal daripada kecantikan loh; ini yang harus dicamkan oleh setiap istri.

Istri yang tidak memperhatikan perkara kebersihan jelas akan membuat suami bosa dan mungkin lari mencari tempat yang lebih bersih.

Istri Ideal akan selalu taat pada suami selain dalam perkara kemaksiatan, bahkan mampu menegurnya secara lembut saat suami bermaksiat; sebagaimana disitir dalam ayat :

“Sebab itu maka wanita yang shalehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri dibalik pembelakangan suaminya oleh karena Allah telah memelihara mereka ” [An-Nisaa’: 34]

Wanita yang shalehah adalah yang mampu menjaga dirinya; harta suaminya ketika sisuami tidak ada; dan sama halnya dia menjaga rahasia kehidupan mereka didalam rumah tangganya .

Istri ideal akan mendidik sendiri anak-anak mereka tidak menyerahkannya kepada pembantu dan memilih menjadi wanita kurir , tugas mulia inilah merupakan bagian dari misi dan visi wanita dalam membangun masyarakat.

Ibu adalah sekolahan ummat; jika ibunya baik maka ummat ini pun menjadi baik; jika ibu sudah gemar bekerja meninggalkan anak-anaknya; maka jangan salahkan si anak jika meninggalkan keluarganya dan memilih berkumpul di club-club malam semisal discotik dan pub.

Istri ideal akan senang dan merasa cukup dengan pemberian suaminya, dia tidak akan menuntut lebih yang diluar batas kemampuan suaminya. Untuk itulah dibutuhkan kepandaian si istri ideal untuk mengatur kebutuhan rumah tangga dengan mendahulukan kepentingan paling penting diantara kebutuhan yang penting.

Kebutuhan kepiawaian seorang istri bukan hanya dituntut dalam hal mengatur kebutuhan keluar masuk uang saja; namun mampu dan piawai didalam mengatur urusan lainnya juga semisal merawat pakaian agar tahan lama; menjaga perkakas dan menggunakannya dengan baik – tidak membanting-bantingnya saat marah-marah ; apalagi melemparnya ke mertua atau suami atau anak – Ini tentu akan menambah keharmonisan rumah tangga;

Terbayang oleh abah kalo istri abah yang baru seminggu yang lalu dibelikan wajan dan sekarang tiba-tiba minta dibelikan lagi; ketika ditanya yang kemarinkan baru; dikemanakan ? si istri dengan kalemnya menjawab; penyok; saya pakai ngetok kucing yang nyolong ikan …hueeee ngenes deh …

Para istri hendaklah mengikuti perbuatan para wanita terdahulu yang shaleh; yang mana mereka saat mengantar kepergian suaminya yang akan keluar rumah dengan perkataa :

“Janganlah engkau duhai suamiku mencari harta yang haram; sungguh kami sabar menderita kelaparan, tetapi kami tak mampu bersabar atas dahsyatnya Neraka…”

Bukan seperti istri-istri masa kini yang saat suaminya mau kluar mencari nafkah malah berkata :

“Oyyy…bawa duit yang banyak ya; awas jangan pulang kalau belum target !! Kebutuhan banyak neh; mau bayar dan beli pake apaan nanti; besok tukang kredit panci nagih; sore bayar arisan; jam 5 tukang kue nagih; abis maghrib katanya tukang bakso bekas kemaren belum dibayar; eeeeee… jangan lupa pulangnya bawa martabak tegal; martabak telornya juga; fried chicken jangan lupa; sama sepatu mamih no. 42; yang kemaren digigit gogog tetangga..!!”

Belum sampe pintu; suami pingsan sesek nafasnya dan kumat darah tingginya !!!!

Istri ideal adalah istri yang berakhlaq baik; lemah lembut; santun pada suami; mampu tak berkata kasar dan berbuat telenges saat marah; pembicaraannya terarah; mampu menyembunyikan masalah disaat suaminya dalam keadaan letih dari mencari nafkah.

Istri yang ideal adalah saat sisuami pulang kerja dia sudah menyiapkan kebutuhan suaminya dari mulai menyediakan minum; makanan; menyiapkan handuk dan pakaian suaminya; bukannya malah berada dirumah tetangga atau asyik SMS-an; saat ditanya “menu apa hari ini ?” ee dia menjawab : “liat aja sendiri; makan deh seadanya disana; kayak ngasih uang sayur gede aja ah …” Hadoh …

Istri ideal mampu menjaga lisannya; mampu menjaga perbuatannya; menutupi kekurangan dirinya dengan akhlaq yang baik; dan senantiasa berlaku jujur pada suaminya.

Seorang suami akan merasa bertanggung jawab terhadap istrinya saat si istri meminta persetujuannya untuk melakukan hal-hal terkecil sekalipun; apalagi hal besar semisal mengkridit kulkas; dll .. sehingga tak terjadi suami terhenyak kena stroke saat tiba-tiba mendapat nota tagihan yang dia tak tahu asal usulnya .

Seorang Istri ideal akan siap melayani si suami saat dia membutuhkan tersalurnya kebutuhan biologisnya; JANGAN SEPELEKAN INI; karena rusaknya hubungan ranjang merupakan bom waktu bagi rumah tangga; renungkanlah hal berikut ini :

“Seorang suami yang ideal; dalam tanggung jawabnya tak sedetik pun berhenti mencurahkan nafkahnya pada istrinya; saat dia makan; maka istrinya pun makan; dia tak mengenal hujan; tak mengenal cuaca panas; dia kerjaa keras mencari nafkah demi mencukupi kebutuhan keluarganya; maka jangan tolak sekalipun dengan alasan letih dan cape ketika suami “memintanya” ; karena suami ideal tak pernah membuat si istri “libur” memberi nafkah dengan alasan letih dan cape…”

Dan yang terpenting; gairah mendadak si suami terkadang karena aktivitasnya diluaran yang seharian yang melihat berbagai pemandangan; sedangkan syahwat itu sekejap; namun jika tertahan ledakannya melebihi bom nagasaki hiroshima; saat hajat selesai tertunaikan; maka seketika itu nafsu melumpuh; dan suami akan terhapus angan-angannya akan wanita lain …

Ummi Kultsum berkata :

Aku pernah mendengar beliau memberikan keringanan tentang apa yang dikatakan orang kecuali 3 hal ; yaitu dalam masalah perang; mendamaikan manusia yang berselisih; dan pembicaraan suaminya terhadap istrinya dan pembicaraan istri terhadap suaminya .

Istri ideal akan selalu berterima kasih atas apa yang dilakukan suaminya. Ini akan menumbuhkan rasa cinta dan dorongan bagi suami untuk berbuat lebih baik lagi buat keluarganya;

“Wanita yang paling baik adalah wanita yang jika diberi berterima kasih; tetapi jika tidak diberi maka ia bersabar; yang bisa menyenangkan kamu; jika dipandang dan taat kepadamu jika kamu suruh .”

Istri ideal adalah istri yang mampu meringankan beban suaminya sekalipun dengan kata-kata yang menghibur; senyum yang tulus dan usapan pada punggunya saat mengingatkan sisuami untuk selalu bersabar atas Qadar yang dijalaninya dalam bahtera rumah tangganya …

Nah… siapkan dirimu wahai para muslimah untuk menjadi istri ideal …

Ditulis oleh Abah Abu Iram Al-Atsary

Diringkas dari buku : Penyelesaian Problem Rumah Tangga Secara Islami

Penulis : Muhammad Utsman Al-Khusyt

Penerbit : Pustaka Mantiq

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda; Dan Silahkan Masukkan Komentar / Pertanyaan Anda Disini : Perhatikan adab berikut! Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula. Allah meridhai kalian bila kalian: (1) Hanya beribadah kepada Allah semata, (2) Dan tidak mempersekutukan-Nya, (3) Serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah Dan Allah membenci kalian bila kalian: (1) Suka qiila wa qaala (berkata tanpa dasar), (2) Banyak bertanya (yang tidak berfaedah), (3) Menyia-nyiakan harta” (HR. Muslim no. 1715) Admin paviliyunkeluarga.wordpress.com berhak untuk tidak memunculkan komentar yang tidak sesuai dengan adab di atas. Perlu anda ketahui: Komentar yang anda kirimkan akan dimoderasi oleh admin terlebih dahulu. Komentar anda yang muncul setelah klik tombol "KIRIM" hanyalah sekedar preview yang hanya muncul di komputer yang anda pakai, namun sebenarnya belum muncul

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: