Konsultasi Permasalahan Keluarga dan Memberi Solusinya Secara Islami

Mencintaimu Apa Adanya

Oleh : Renungan Kisah Inspiratif 

Hampir tiga tahun kami mengarungi mahligai rumah tangga ini. Kami begitu bahagia, segala sesuatunya tampak begitu sempurna. Tak ada yang tak baik dalam pandangku tentang dia. Seorang istri yang sangat manis berhias senyum  mempesona. Dia begitu lembut dan bersahaja, penawar segala penat dan kegalauan jiwa.
Saat itu ada yang beda. Pada suatu malam, aku melihat ia begitu gelisah. Terpancar kerut keningnya yang menyimpan sesuatu beban yang sangat berat. Tak kulihat senyum manis yang mengiasi bibirnya.  Matanya kuyu seperti lelah yang teramat dalam. Lalu kuhampiri dia dan duduk tepat di sampingnya.
“Ada apa Dek? Sepertinya engkau sedang memikirkan sesuatu yg berat.” ucapku sambil memegang tangannya dengan lembut.
“Ini Kak… Kerjaanku belum ada yang selesai. Tiap hari bertambah terus…”
“Ooh.. Itu toh.. Sini kakak  bantuin entry datanya. Adek sebutkan dan aku yg menulis sambil mengeceknya” kata ku ringan.
“Tapi ini banyak banget Kak. Bisa sampai pagi.”
“Sampai tahun depan juga saya jabanin, Dek. Yang penting kamu tidak terus-menerus tertekan karena pekerjaan yang tidak kelar. Ayo kita action!” kataku penuh semangat.
Aku membantunya hingga dini hari, lalu kucoba menenangkan dirinya dengan memijit kepala, pundak, tangan dan kakinya hingga ia tertidur.
” Istirahatlah sayang, mimpikan yang terindah untuk kita,” bisikku penuh kasih seraya kukecup lembut keningnya.
Usai sholat shubuh, aku siap-siap sarapan dan berangkat kerja. Ia begitu sigap mempersiapkan segala sesuatunya untuk keperluan kerjaku. Ketika ingin berangkat kerja, kulihat mukanya kembali ceria. Begitu bersinar seperti mentari pagi ini.
Setibanya di kantor, aku membuka tas dan kulihat ada secarik kertas putih terlipat rapi. Segera kuambil dan kubaca…
“Kakakku sayaaang… Aku sangat senang dengan segala ketulusan dan perhatianmu.Aku ingin selalu menemani tiap langkah hidup dan gerak hatimu.  Aku pun ingin melahirkan jundullah dari rahimku yang berasal dari benihmu…. Terima kasih Kakak….”
Waao..ww!Aku terpana membaca surat itu. Seperti dalam mimpi!
“Kuingin membuatmu menjadi istri yang paling bahagia dan menjadikanmu seorang ibu yang baik bagi anak-anakku. Moga Allah kabulkan doa kita.”gumamku lirih hampir tanpa suara.
Tergambar jelas dalam benakku dia tersenyum mempesona, layaknya bidadari syurga….
Di salin dari catatan Renungan Kisah Inspiratif dan
Di publikasikan kembali Oleh usmansedek.blogspot.com

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda; Dan Silahkan Masukkan Komentar / Pertanyaan Anda Disini : Perhatikan adab berikut! Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula. Allah meridhai kalian bila kalian: (1) Hanya beribadah kepada Allah semata, (2) Dan tidak mempersekutukan-Nya, (3) Serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah Dan Allah membenci kalian bila kalian: (1) Suka qiila wa qaala (berkata tanpa dasar), (2) Banyak bertanya (yang tidak berfaedah), (3) Menyia-nyiakan harta” (HR. Muslim no. 1715) Admin paviliyunkeluarga.wordpress.com berhak untuk tidak memunculkan komentar yang tidak sesuai dengan adab di atas. Perlu anda ketahui: Komentar yang anda kirimkan akan dimoderasi oleh admin terlebih dahulu. Komentar anda yang muncul setelah klik tombol "KIRIM" hanyalah sekedar preview yang hanya muncul di komputer yang anda pakai, namun sebenarnya belum muncul

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: